Selasa, 21 Oktober 2014

Rahasia Kemenangan Valentino Rossi di Tengah Tumbangnya Banyak Pebalap di Phillip Island

Marc Marquez tak terjatuh terjatuh ketika balapan tersisa 10 putaran dari total 27 lap di Sirkuit Phillip Island pada seri MotoGP Australia, Minggu (19/10/2014), ia akan menyempurnakan gelar juara dunia yang telah ia raih di seri sebelumnya.
Pebalap 21 tahun ini terjatuh saat memimpin balapan dengan keunggulan empat detik dari Valentino Rossi yang berada di tempat kedua.
The 'Old' Doctor akhirnya menjadi jawara dan sukses memperlebar jarak dari pesaing terdekatnya di klasemen, Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa pada perebutan posisi kedua musim balap ini.
Adapun, Dani Pedrosa, harus mengakhiri balapan lebih awal. Ketika masih berjuang di urutan ke-9 pada lap keenam, bagian belakang motor Pedrosa tersenggol Andrea Iannone.
Iannone terjatuh dan tak bisa melanjutkan balapan. Pedrosa mencoba bertahan, tetapi masalah teknik memaksanya mengakhiri balapan, dua lap kemudian. Sebelum Iannone, Karel Abraham lebih dulu mengalami kecelakaan dan harus berhenti lebih awal.
Dua nama di atas jadi bagian dari daftar delapan pebalap yang gagal finis pada GP Australia yang berlangsung di Sirkuit Phillip Island. Apa sebabnya? Apa pula rahasia Rossi hingga mampu bertahan dan jadi juara.
Dani Pedrosa sedikit memberikan clue. Dilansir Crash, pebalap asli Spanyol itu menyebut bahwa waktu balapan yang terlalu sore (16.00 waktu setempat) turut menjadi penyebab tidak maksimalnya kinerja ban. Balapan harus digelar sore hari demi menyesuaikan dengan jadwal tayang televisi di Eropa.
"Menurut saya, insiden berkaitan dengan jam kami membalap. Sejak pukul 4.20 hingga 4.30 sore, lintasan mulai dingin dan pebalap mulai berjatuhan," kata Pedrosa.
Pedrosa memakai ban depan asimetris baru yang dibawa Bridgestone khusus untuk Phillip Island. Pebalap Honda lainnya dan pebalap Ducati juga memakai ban ini.
Pemilihan ban rupanya menjadi kunci Rossi memenangkan balapan dramatis tersebut. Kesesuaian compund tire dan gaya membalap jadi faktor kunci.
"Kamu bisa memilih ban depan extra-soft, seperti (Valentino) Rossi. Mungkin berhasil untuknya. Namun, dengan motor yang sama dan gaya balap yang lebih halus, (Jorge) Lorenzo merusak ban ini, jadi ini seperti perjudian, kadang-kadang. Dan tentu saja ini lintasan yang berat untuk ban," jelas Pedrosa.
Berikut daftar pebalap yang gagal finis pada GP Australia 2014.
Cal Crutchlow      GBR    Ducati Team (Desmosedici)   
Pol Espargaro       ESP    Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1)
Aleix Espargaro    ESP    NGM Forward Racing (Forward Yamaha)
Stefan Bradl         GER    LCR Honda MotoGP (RC213V)
Marc Marquez      ESP    Repsol Honda Team (RC213V)
Broc Parkes          AUS    Paul Bird Motorsport (PBM-ART)
Dani Pedrosa        ESP    Repsol Honda Team (RC213V)
Andrea Iannone    ITA    Pramac Racing (Desmosedici)
Karel Abraham     CZE    Cardion AB Motoracing (RCV1000R)

Tidak ada komentar: