Marc Marquez tak terjatuh terjatuh ketika balapan
tersisa 10 putaran dari total 27 lap di Sirkuit Phillip Island pada seri
MotoGP Australia, Minggu (19/10/2014), ia akan menyempurnakan gelar
juara dunia yang telah ia raih di seri sebelumnya.
Pebalap 21
tahun ini terjatuh saat memimpin balapan dengan keunggulan empat detik
dari Valentino Rossi yang berada di tempat kedua.
The 'Old' Doctor akhirnya menjadi jawara dan sukses
memperlebar jarak dari pesaing terdekatnya di klasemen, Jorge Lorenzo
dan Dani Pedrosa pada perebutan posisi kedua musim balap ini.
Adapun,
Dani Pedrosa, harus mengakhiri balapan lebih awal. Ketika masih
berjuang di urutan ke-9 pada lap keenam, bagian belakang motor Pedrosa
tersenggol Andrea Iannone.
Iannone terjatuh dan tak bisa
melanjutkan balapan. Pedrosa mencoba bertahan, tetapi masalah teknik
memaksanya mengakhiri balapan, dua lap kemudian. Sebelum Iannone, Karel
Abraham lebih dulu mengalami kecelakaan dan harus berhenti lebih awal.
Dua
nama di atas jadi bagian dari daftar delapan pebalap yang gagal finis
pada GP Australia yang berlangsung di Sirkuit Phillip Island. Apa
sebabnya? Apa pula rahasia Rossi hingga mampu bertahan dan jadi juara.
Dani Pedrosa sedikit memberikan clue. Dilansir Crash,
pebalap asli Spanyol itu menyebut bahwa waktu balapan yang terlalu sore
(16.00 waktu setempat) turut menjadi penyebab tidak maksimalnya kinerja
ban. Balapan harus digelar sore hari demi menyesuaikan dengan jadwal
tayang televisi di Eropa.
"Menurut saya, insiden berkaitan dengan
jam kami membalap. Sejak pukul 4.20 hingga 4.30 sore, lintasan mulai
dingin dan pebalap mulai berjatuhan," kata Pedrosa.
Pedrosa
memakai ban depan asimetris baru yang dibawa Bridgestone khusus untuk
Phillip Island. Pebalap Honda lainnya dan pebalap Ducati juga memakai
ban ini.
Pemilihan ban rupanya menjadi kunci Rossi memenangkan balapan dramatis tersebut. Kesesuaian compund tire dan gaya membalap jadi faktor kunci.
"Kamu bisa memilih ban depan extra-soft,
seperti (Valentino) Rossi. Mungkin berhasil untuknya. Namun, dengan
motor yang sama dan gaya balap yang lebih halus, (Jorge) Lorenzo merusak
ban ini, jadi ini seperti perjudian, kadang-kadang. Dan tentu saja ini
lintasan yang berat untuk ban," jelas Pedrosa.
Berikut daftar pebalap yang gagal finis pada GP Australia 2014.
Cal Crutchlow GBR Ducati Team (Desmosedici)
Pol Espargaro ESP Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1)
Aleix Espargaro ESP NGM Forward Racing (Forward Yamaha)
Stefan Bradl GER LCR Honda MotoGP (RC213V)
Marc Marquez ESP Repsol Honda Team (RC213V)
Broc Parkes AUS Paul Bird Motorsport (PBM-ART)
Dani Pedrosa ESP Repsol Honda Team (RC213V)
Andrea Iannone ITA Pramac Racing (Desmosedici)
Karel Abraham CZE Cardion AB Motoracing (RCV1000R)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar