Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) kembali menargetkan emas
di ajang Asian Games 2014. Pada turnamen olahraga terbesar di benua
Asia tersebut, PBSI menjadikan ganda putra dan ganda campuran sebagai
unggulan.
Keputusan itu didasari dari hasil positif yang diraih
dalam beberapa tahun ini. Meski tak mampu berbicara banyak di ajang BWF
World Championship 2014, ganda putra dan ganda campuran Indonesia masih
menempati peringkat lima besar dunia.
"Peluang bagus saya kira
masih di nomor ganda campuran dan putra," kata Christian Hadinata selaku
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI.
Pada nomor ganda
putra, Indonesia masih mengandalkan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.
Sedangkan di nomor ganda campuran, Indonesia mempercayai Tontowi
Ahmad/Liliyana Natsir dan Praveen Jordan/Deby Susanto.
"Saya juga
melihat, ganda campuran juga memiliki pelapis bagus dengan
Praven/Debby. Saya melihat mereka bisa menembus pasangan elit dunia.
Tiga ganda itu masih bisa diandalkan Indonesia untuk meraih emas di
Asian Games," kata Christian.
Ia merasa tekanan berat justru
berada di pihak China, Zhang Nan/Zhao Yunlei dan Korea Selatan, Ko
Sung-hyun/Shin Baek-ceol. Kedua pasangan tersebut berhasil meraih medali
emas pada ajang BWF World Championship 2014. Menurut Christian, hal itu
bisa memberikan tekanan pada mereka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar