Rabu, 05 November 2014

Kawasaki Bekali Ninja 250 dengan Sistem Kopling Slipper Clutch

Penggemar sport bike tentu tidak asing dengan nama Ninja 250 yang diproduksi dan dikembangkan oleh Kawasaki. Motor ini punya beberapa pengemar tersendiri, disamping dibebekali beberapa teknologi yang menjadi unggulan.
Salah satu fitur utama yang menjadi kelebihan motor ini adalah mesin yang dimiliki. Ninja 250 memiliki mesin bersilinder ganda, sistem katup DOHC (Double Overhead Camshaft) dan berpendingin cairan, mampu mengeluarkan tenaga sebesar 32 hp dan torsi 21 Nm.
Namun kini Ninja 250 mengalami lagi penyempurnaan yang akan melengkapi semua varian Ninja 250, yaitu dilengkapi dengan sistem kopling Slipper Clutch yang telah diaplikasikan pada model-model Ninja berkapasitas mesin lebih besar.

Secara lebih lengkap sistem ini memiliki nama Assist and slipper clutch yang beroperasi pada saat yang berbeda, dimana Assist clutch terjadi saat motor berakselerasi, sedangkan Slipper clutch secara otomatis terjadi saat motor berdeselerasi dan melakukan penurunan gigi/downshift.
Biasanya saat penurunan gigi dengan cepat (misal pada saat race) pada sistem kopling akan terjadi fenomena back Torque (torsi berlebih) yang bisa membuat ban belakang skid dan selanjutnya membuat roda kehilangan traksi pada permukaan jalan.
Slipper Cluth yang dipasang di Ninja 250 bertujuan untuk mengurangi kerugian akibat gejala back-torque dan kesulitan pengendalian akibat ban belakang mengunci yang dapat mengakibatkan skid.

Sangar Bro! Black Ford Mustang RTR 2015 Super Agresif!

Terlahir sebagai legenda muscle car, Ford Mustang sejatinya merupakan tunggangan berkekuatan tinggi dengan kemampuan dan kehebatan yang telah teruji oleh waktu.

Seolah menjebol dinding pembatas yang tak terlihat, kreasi oleh tangan 'ajaib' Vaughn Gittin Jr. lantas menambahkan kesempurnaan di raga Ford Mustang 2015 naik ke level tertinggi dengan piranti teristimewa yang mengunggahkan style super agresif dan kehandalan dalam menikung di sirkuit.

Dirilis pertama kali di laman facebook resmi Gittin Jr. tunggangan bertajuk Ford Mustang RTR 2015 tersebut disediakan dalam dua pilihan package, yakni spec 1 dan spec 2 yang keduanya memberikan penawaran upgrade baik di segi estetika maupun performa.

Total ada 3 tipe mesin yang ditawarkan bagi konsumen yang tertarik. Mulai dari EcoBoost 2.3 liter, mesin V6 dan yang terakhir adalah V8 berkapasitas 5.0 liter.
Ford Mustang RTR 2015 kabarnya bakal masuk ke dealer-dealer Ford global di seluruh dunia mulai bulan Januari 2015 mendatang.

Selasa, 04 November 2014

6 Mantan Pemain yang Sukses Melatih

Keberhasilan satu tim dalam menjuarai suatu ajang tak lepas dari kejeniusan seorang pelatih. Selain meracik strategi, pelatih juga harus bisa menebak taktik tim lawan dan berusaha semaksimal mungkin agar bisa meningkatkan kemampuan para pemainnya.
Dalam 10 tahun terakhir lahir pelatih-pelatih hebat. Namun setidaknya ada enam nama yang mengawali kariernya sebagai pemain. Setelah pensiun, mereka akhirnya menjelma menjadi pelatih papan atas dunia.

1. Carlo Ancelotti
Tak ada yang meragukan kehebatan pria kebangsaan Italia ini. Hampir semua tim yang dilatihnya berhasil memenangkan kejuaraan level profesional.
Ancelotti mulai berkecimpung di dunia sepak bola pada tahun 1970 lalu. Ia lalu meningkatkan kariernya dengan memperkuat Parma, AS Roma, dan AC Milan.
Saat menjadi pelatih, Ancelotti memulainya di Reggiana. Perlahan tapi pasti, Don Carlo menuai kesuksesan bersama Juventus, AC Milan, Chelsea, Paris Saint Germain, dan Real Madrid.
Total 16 trofi bergengsi sudah didapatkannya. Yang terbaru, ia mengantarkan Real Madrid merebut gelar La Decima atau trofi ke-10 Liga Champions.

Roberto Mancini

2. Roberto Mancini
Sebelum menganggur, Roberto Mancini sempat mengantarkan lima tim meraih trofi berbeda. Fiorentina, Lazio, Inter Milan, Manchester City, dan Galatasaray dibawanya ke podium juara.
Gelar Scudetto, Coppa Italia, Piala Super Italia, Liga Premier Inggris, FA Cup, Piala Community Shield, dan Piala Turki pernah dirasakannya. Namun untuk sementara Mancini harus absen dari hingar bingar dunia sepak bola karena kontraknya tidak diperpanjang Galatasaray.
Semasa menjadi pemain, Mancini pernah membela empat tim. Namanya mulai berkibar saat ia bermain di Sampdoria musim 1982-1997.

Antonio Conte

3. Antonio Conte
Pelatih berusia 45 tahun ini menjadi sosok yang tak akan pernah dilupakan publik Juventus Arena. Berkat jasanya, I Bianconeri sukses meraih gelar Scudetto tiga kali berturut-turut (2011/2012, 2012/2013, 2013/2014).
Tak hanya sebagai pelatih, saat masih bermain pun Conte merasakan keberhasilan bersama Juventus. Ia pernah merasakan lima gelar Scudetto, satu Coppa Italia, empat Piala Super Italia, satu trofi Liga Champions, satu trofi Liga Europa, satu trofi Piala Super Eropa, satu piala Intertoto Cup, dan satu piala Intercontinental Cup.
Musim panas 2014 lalu, Conte meninggalkan jabatannya sebagai pelatih Juventus. Sebab ia ditunjuk untuk menangani tim nasional Italia.

Josep Guardiola

4. Josep Guardiola
Josep Guardiola memiliki catatan manis bersama Barcelona. Selain sebagai pemain, ia juga merasakan kesuksesan saat melatih El Barca.
Semua trofi bergengsi baik di ranah Spanyol maupun Eropa pernah diantarkannya untuk Barcelona. Namun kebersamaan Guardiola dengan Barca harus berakhir pada musim panas 2012 lalu. Ia meletakan jabatannya dengan alasan ingin beristirahat.

Pada Juni 2013 Guardiola kembali ke pekerjaannya. Namun yang dilatih bukan Barcelona. Pria kelahiran 18 Januari 1971 itu memilih Bayern Muenchen sebagai klub barunya. Di musim pertama, ia langsung mengantarkan FC Hollywood meraih gelar Bundesliga, Piala Super Eropa, Piala Dunia Antar Klub, dan DFB Pokal.

Vicente Del Bosque

5. Vicente Del Bosque
Sewaktu menjadi pemain, pria kebangsaan Spanyol ini menjadi pujan Real Madrid. Ia membela kubu Los Blancos pada musim 1970 hingga 1984.
Lima gelar La Liga dan empat piala Copa del Rey dipersembahkannya untuk Real Madrid. Beberapa tahun setelah pensiun, ia kembali ke Madrid untuk bekerja sebagai pelatih.
Del Bosque awalnya berprofesi sebagai pelatih Real Madrid B. Ia baru diangkat menangani tim senior pada 1999. Saat itu dua gelar La Liga berhasil diantarkan untuk tim asuhannya.
Kesuksesan Del Bosque meningkat saat ia melatih tim nasional Spanyol. Pria yang kini berumur 63 tahun itu mengantarkan tim Matador juara di ajang Piala Dunia 2010 dan Piala Eropa 2012.

Diego Simeone

6. Diego Simeone
Publik seolah tak menyangka Diego Simeone bisa menjelma menjadi pelatih hebat di benua Eropa. Sebab saat masih menjadi pemain ia dikenal sebagai seorang yang kasar. Bahkan permainannya dibenci oleh pesepakbola lain khususnya David Beckham yang pernah bermasalah dengannya pada Piala Dunia 1998 lalu.
Meski begitu banyak trofi yang mampu diraihnya. Bersama Atletico Madrid, Inter Milan, dan Lazio, Simeone merasakan berbagai gelar seperti  Copa de Rey, Liga Europa, La Liga, Serie A, dan Coppa Italia.
Saat beralih profesi menjadi pelatih, Simeone tak langsung mendapatkan gelar. Butuh beberapa tahun sampai akhirnya ia berjaya dengan Atletico Madrid. Selain trofi La Liga, pria kebangsaan Argentina itu juga mempersembahkan piala Liga Europa, Copa del Rey, Piala Super Eropa, dan Piala Super Spanyol untuk Los Rojiblancos.

5 Pemain Asing Terlama di Real Madrid

Bek Real Madrid Marcelo diturunkan pelatih Carlo Ancelotti dalam pertandingan La Liga melawan Granada  di Stadion Nueva Los Carmenes, Sabtu 1 November 2014 lalu. Tampilnya Marcelo dalam laga itu, menjadikan dia sebagai pemain luar negeri atau asing kelima yang paling banyak bermain bersama Los Blancos.

Pemain asal Brasil ini, bermain pada laga ke 283 dan melebihi Hugo Sanchez dalam klasifikasi ini. Marcelo saat ini sedang melewati musim kesembilan di dan memiliki catatan yang memungkinkan dia masuk dalam jajaran pemain bersejarah di klub ini.

Namun, ada empat peman asing lainnya yang catatanya masih lebih unggul dari Marcelo. Siapa mereka? berikut pemain asal dari luar Spanyol yang lama membela Madrid:

Roberto Carlos


Roberto Carlos sudah memainkan 527 partai bersama Madrid. Pemain plontos ini menjadi  trademark bek sayap modern yang rajin membantu serangan.

Carlos merupakan bek paling tajam di dunia.Keahlian Carlos melepas tendangan geledek dengan kaki kiri membuatnya sering mencetak gol.

Los Blancos resmi memboyong Carlos ke Santiago Bernabeu pada musim panas 1996. Kariernya langsung melesat bersama El Real. Dia menjadi bek kiri Madrid yang sulit dicari tandingannya hingga kini. Di Madrid, Carlos bermain untuk 11 musim dan mengumpulkan 47 gol di 370 pertandingan liga

Alfredo Di Stefano

Di Stefano merupakan salah satu pemain terbaik sepanjang masa. Dia menjadi bagian Madrid pada medio 1950-an.

Di Stefano berkontribusi memberikan 5 gelar Piala Champions (saat ini Liga Champions) kepada Madrid secara beruntun (1955/1956 hingga 1959/1960).

Selain itu, Di Stefano juga memberikan 8 gelar juara La Liga, 1 kali gelar juara Copa Del Rey, dan 1 kali gelar Piala Intercontinental. Di Stefano yang lahir di Argentina, sempat membela 3 Tim Nasional berbeda. Antara lain Argentina, Kolombia dan Spanyol.

Di Stefano akhirnya memutuskan untuk membela Tim Nasional Spanyol di tahun 1957, bersama La Furia Roja Di Stefano tampil dalam 31 laga dan mencetak 21 gol.


Santamaria


SantamarĂ­a sudah memainkan 336 pertandingan bersama Madrid. Gelandang tengah ini, memberikan sumbangan keyakinan bagi tim Madridista dengan berbagai bintang seperti Gento, Di Stefano, Rial dan Puskas.

SantamarĂ­a mulai bergabung dengan Madrid pada 1957 dan sebelumnya bermain di Nacional de Montevideo. Pada musim pertama di klub, ia berhasil menjuarai liga dengan otoritas dan Piala Eropa (ketiga untuk klub). Selanjutnya ia memanen berbagai piala seperti empat liga, tiga Piala Eropa, satu Piala Spanyol dan satu Piala Interkontinental.


Uli Stielike

Pemain asal Jerman ini sudah melakoni 308 pertandingan resmi. Stielike yang selalu memperlihatkan semangat perjuangannya ini, meninggalkan jejaknya di Madrid setelah delapan musim kompetisi dan berhasil memboyong enam piala.

Stielike awalnya dikenal sebagai pemain sepak bola di SpVgg  di kota kelahirannya. Sampai 1973 ia berada bersama klub kotanya dan kemudian berpindah ke  Borussia Monchengladbach. Bersama klub ini, dia berhasil merebut tiga piala Bundesliga, satu Piala Jerman dan satu Piala UEFA. Pada tahun 1977 ia melakukan perubahan dalam perjalanan karirnya dan menandatangani kontrak Real Madrid.

Kehadirannya di Santiago Bernabeu merupakan satu kontibusi besar bagi klub ini. Stielike merupakan seorang pemain yang mendominasi lini tengah. Di Real Madrid ia turut berperan membela klub bersama para pemain seperti Juanito, Camacho dan Goyo Benito.

3 Poin Penting dari Kekalahan MU

Gol kesepuluh striker Sergio Aguero di Liga Premier musim ini sudah cukup untuk membuat  mengalahkan 10 pemain Gol tersebut juga membuat jarak antara City dengan pemuncak klasemen Chelsea menjadi 6 poin.

Sedangkan dari sisi tim tamu, kartu merah yang diterima bek Chris Smalling pada akhirnya membuat United terdampar di peringkat kesepuluh serta membuat jarak mereka semakin lebar dengan Chelsea, yakni 13 angka.

Berikut 3 hal yang menjadi poin utama dalam pertandingan itu.
Lanjut ke halaman berikut --->

1. Aguero Sosok Penting di City

Striker asal Argentina ini telah mencetak empat gol dari laga kandang yang dimainkannya pada musim ini. Namun, Aguero masih jauh dari posisi aman untuk mendapatkan tempat utama di lini depan City.

Saat derby Manchester tadi malam, sebetulnya dia bisa saja mencetak hat-trick, namun upayanya sebagian besar digagalkan oleh kiper David de Gea.

2. Hari yang buruk untuk wasit Michael Oliver

Minggu (2/11) malam kemarin, Oliver tidak bekerja sendirian, namun ia harus menerima kritik karena beberapa keputusannya.

Ketika sang wasit sering diminta untuk membiarkan pertandingan berlanjut, keputusan Oliver yang tidak menghukum pelanggaran cukup membingungkan. Januzaj khususnya, adalah korban dari beberapa tekel berbahaya di babak pertama. Tak seorangpun pemain City yang dihukum.

Namun, Oliver sudah tepat mengeluarkan Smalling dari lapangan. Pria berusia 29 tahun itu juga diprotes karena tidak memberi City tiga penalti.

MU sudah tiga kali melakukan pelanggaran di kotak terlarang, namun sang wasit tidak menunjuk titik putih. Aguero dua kali diganjal sedangkan Yaya Toure dijatuhkan Marouane Fellaini. Hal ini membuat posisi Oliver terjepit.

3. Manchester United jauh dari puncak klasemen

Moral MU sempat meningkat usai menahan imbang Chelsea pada akhir pekan lalu. Dan semua orang berharap Setan Merah dapat membuat kejutan kembali ketika bertandang ke Etihad Stadium, markas City.

Namun, aksi bodoh Smalling yang berujung kartu merah untuknya pada babak pertama malah membuat kesulitan. MU masih harus menunggu kemenangan pertama mereka di laga tandang pada musim ini.

Ignazio Abate: AC Milan Harus Benahi Mental

Seturut hasil negatif kala menjamu memperbaiki mentalitas mereka agar bisa kembali ke jalur positif.
Menjadi tuan rumah di San Siro dalam lanjutan Serie A pada Minggu (2/11) malam waktu lokal, I Rossoneri bermain buruk dan
Abate pun mengakui sikap pemain patut disalahkan atas output mengecewakan ini.
"Itu salah satu laga terburuk tahun ini. Kami harus menelisik kembali jejak-jejak kami dan menemukan lagi hati dan kerendahan hati kami," ujar Abate kepada Sky.
"Kami menurukan kewaspadaan kami, dan itu tak baik. Kami harus menunjukkan mentalitas provinsial yang kami punya sebelumnya."
Pada kesempatan yang sama, Abate membela pelatih Filippo Inzaghi yang menerima siulan fans seusai pertandingan.
"Sang bos adalah pria hebat, dan selalu maju ke depan untuk mengemban tanggung jawab kami. Ini kesalahan tim, bukan dia," tegasnya.

Fernando Torres: Siklus Saya Dengan Spanyol Belum Berakhir!

Skuat La Roja mengalami perubahan menyusul bencana di Brasil dengan beberapa penggawa veteran memutuskan gantung sepatu.
Torres sendiri termasuk pemain senior Spanyol yang menentukan gelar juara di Euro 2008 berkat gol kemenangan atas Jerman di final, dan ikut berkiprah dalam tiga turnamen besar internasional berikutnya.
Namun, performa angin-anginan di klub membuat Del Bosque tak lagi memanggil El Nino usai Brasil 2014. Striker yang kini berseragam tu toh belum mau menyudahi kariernya di sepakbola internasional.
"Saya tak berpikir siklus saya dengan Spanyol berakhir. Saya memiliki cukup keyakinan pada diri sendiri," ujarnya kepada Cuatro.
"Saya tak berpikir peralihan generasional diperlukan. Perubahan sudah terjadi. Anda tak bisa mengganti satu pemain dengan pemain lainnya dengan kualitas yang sama."
"Tak ada dua pemain yang identik, tapi ada pemain-pemain yang pantas mendapatkan penjelasan."

Sabtu, 01 November 2014

Masa Keemasan Kerajaan Sriwijaya

Berbicara mengenai kerajaan Sriwijaya memang tidak ada habis-habisnya. Kali ini kita akan membahas mengenai masa-masa keemasan kerajaan Sriwijaya. Kita akan meniliknya dari berbagai sumber sejarah yang valid. Berdasarkan catatan I Tsing, pendeta asal Tiongkok yang berkunjung ke Sriwijaya, kerajaan Sriwijaya telah ada sejak 671 masehi. Menurut keterangan prasasti Kedukan Bukit, pada tahun 682 kerajaan Sriwijaya dipimpin oleh Dapunta Hyang. Tercatat oleh para pedagang Tiongkok bahwa ada dua kerajaan besar di selat Malaka yakni Malayu dan Kedah menjadi bagian dari kerajaan Sriwijaya.
Masa Keemasan Kerajaan Sriwijaya
Dalam prasasti Kota Kapur yang memiliki tahun pembuatan 686 dan ditemukan di pulau Bangka, pada tahun tersebut kerajaan Sriwijaya telah menguasai bagian barat Sumatera, pulau Bangka dan Belitung hingga Lampung. Sriwijaya memang termasuk dalam kerajaan maritim yang tangguh. Salah satu bukti bahwa kerajaan Sriwijaya adalah kerajaan yang tangguh, kaya dan kuat adalah adanya armada angkatan laut yang memberikan perlindungan kepada negara-negara lain karena Sriwijaya memiliki banyak negara bawahan.
Luasnya daerah kekuasaan yang dimiliki tentu saja membuat Sriwijaya memiliki banyak nama. Orang Tiongkok saja menyebutnya dalam 3 nama yang berbeda, tergantung dialek mereka seperti Shih Li Fo Shih atau San Fo Tsi atau San Fo Qi. Dalam bahasa Sansakerta disebut sebagai Yavadesh, sedangkan dalam bahasa Pali disebut sebagai Javadeh. Bangsa Arab menyebut kerajan ini Zabaj, sedangkan orang Khmer menyebutnya Malayu. Nama yang banyak ini merupakan alasan kenapa Sriwijaya sulit ditemukan.
Ada bukti lain mengenai kerajaan Sriwijaya yang disebut sebagai kerajaan kaya raya. Berita arab yang berasal dari Ibnu Nordadzbeh yang bertahun 844-648 masehi mengatakan bahwa Raja Zabaj (Sriwijaya) disebut sebagai maharaja yang kekuasaannya meliputi pulau-pulau yang ada di lautan Timur. Hasil negeri ini berupa kapur barus. Gajah juga ada banyak disana. Menurut Ibn Roteh pada 903 masehi mengatakan bahwa Maharja Zabaj merupakan raja terkaya jika dibandingkan dengan raja-raja di India. Ibn Zayd pada 916 masehi mengatakan bahwa Maharaja Zabaj setiap hari melemparkan segumpal emas ke danau dekat istana.
Sriwijaya melakukan ekspansi wilayah ke banyak daerah sejak abad ke-7 masehi. Ekspansi yang dilakukan bertujuan untuk kemakmuran rakyatnya. Ekspansi ini meliputi Jawa dan Semenanjung Malaya sehingga mengontrol dua jalur pelayaran terbesar kala itu, Selat Malaka dan Selat Sunda yang mana merupakan jalur perdagangan penting di dunia. Pemasukan terbesar adalah bea cukai yang dikenakan pada setiap kapal dagang yang singgah. Hal ini memberikan pemasukan yang tidak sedikit bagi kerajaan.
Pada masa kekuasaan raja Samaratungga, yakni pada tahun 795 hingga 835, ekspansi militer Sriwijaya sudah berkurang. Samaratungga lebih banyak menghabiskan sumber daya untuk memperkuat penguasaan kerajaan di Jawa. Pada masa kepemimpinan Samaratungga inilah candi Borobudur yang sangat megah itu dibangun dan selesai pada tahun 825 masehi. Saat ini candi Borobudur merupakan salah satu peninggalan kerajaan Sriwijaya yang masih bisa kita lihat keberadaannya
Mempelajari sejarah kerajaan Sriwijaya yang begitu besar dan gemilang dapat memacu motivasi dalam diri untuk mengembalikan kedahsyatan bangsa kita. Rasa cinta terhadap tanah air menjadi semakin besar, memicu pada keinginan untuk bangkit. Kita adalah bangsa besar di masa lalu, bangsa yang menjadi trend-setter di masanya. Bukan hanya bangsa yang mengekor bangsa lain. Semoga kita segera bangkit untuk menyongsong Indonesia Jaya di masa depan, sejaya kerajaan Sriwijaya dan kerajaan besar lainnya di Nusantara. (iwan)

Sejarah Berdirinya Budi Utomo dan Awal Pergerakan Nasional Indonesia

Organisasi Budi Utomo lahir pada tanggal 20 Mei 1908 dan menjadi tonggak permulaan pergerakan nasional di Indonesia. Pada awal berdirinya, organisasi Budi Utomo hanya bergerak dalam bidang pendidikan dan sosial budaya. Organisasi ini mendirikan sejumlah sekolah yang bernama Budi Utomo dengan tujuan berusaha memelihara serta memajukan kebudayaan Jawa. Anggota Budi Utomo terdiri dari kalangan atas suku Jawa dan Madura.
budi utomo
Budi Utomo memiliki sejumlah tokoh penting, antara lain: Dr. Sutomo, Dr. Cipto Mangunkusumo, dan Gunawan Mangunkusumo. Sejak tahun 1915 organisasi Budi Utomo bergerak di bidang politik. Gerakan nasionalisme Budi Utomo yang berciri politik dilatari oleh berlangsungnya Perang Dunia I. Peristiwa Perang Dunia I mendorong pemerintah kolonial Hindia-Belanda memberlakukan milisi bumiputera, yaitu wajib militer bagi warga pribumi.
Dalam perjuangannya di bidang politik, Budi Utomo memberi syarat untuk pemberlakuan wajib militer tersebut. Syarat tersebut adalah harus dibentuk terlebih dulu sebuah lembaga perwakilan rakyat (Volksraad). Usul Budi Utomo disetujui oleh Gubernur Jenderal Van Limburg Stirum sehingga terbentuk Volksraad pada tanggal 18 Mei 1918. Di dalam lembaga Volksraad terdapat perwakilan organisasi Budi Utomo, yaitu Suratmo Suryokusomo.
Menyadari arti penting manfaat organisasi pergerakan bagi rakyat, maka pada tahun 1920 organisasi Budi Utomo membuka diri untuk menerima anggota dari kalangan masyarakat biasa. Dengan bergabungnya masyarakat luas dalam organisasi Budi Utomo, hal ini menjadikan organisasi tersebut berfungsi menjadi pergerakan rakyat. Kondisi ini dibuktikan dengan adanya pemogokan-pemogokan buruh untuk menuntut kehidupan yang lebih baik.
Sejak tahun 1930 Budi Utomo membuka keanggotaannya untuk semua bangsa Indonesia. Dalam bidang politik, Budi Utomo memiliki cita-cita untuk mewujudkan Indonesia merdeka. Dengan demikian, Budi Utomo telah berkembang menjadi sebuah organisasi dengan sifat dan tujuan nasionalisme.
Untuk mencapai tujuan tersebut, pada tahun 1935 Budi Utomo menggabungkan diri dengan Partai Bangsa Indonesia (PBI) yang didirikan oleh Dr. Sutomo. Hasil peleburan Budi Utomo dan PBI adalah Partai Indonesia Raya (Parindra) yang diketuai oleh Dr. Sutomo.

Biografi Lengkap 7 Pahlawan Revolusi

Biografi dan Foto Pahlawan revolusi

pahlawan revolusi foto biografi
Pahlawan revolusi merupakan gelar kepahlawanan yang diberikan kepada 7 orang pahlawan yang meninggal pada peristiwa  G 30 S PKI  ( 30 September 1965 ). Berikut ini merupakan Biografi  7 pahlawan revolusi lengkap dengan fotonya

Letnan Jenderal Anumerta S. Parman

Siswono Parman Letjen Anumerta
Nama: Letnan Jenderal Anumerta S. Parman
Lahir:   Wonosobo, Jawa Tengah, 4 Agustus 1918
Agama:  Islam
Pendidikan Umum Terakhir:  Sekolah Tinggi Kedokteran (tidak tamat)
Pendidikan Lain:  Kenpei Kasya Butai
Pendidikan Tentara:  Military Police School, Amerika Serikat.
Pengalaman Pekerjaan: Jawatan Kenpeitai
Karier Militer:
– Tahun 1964, Asisten I Menteri/Panglima Angkatan Darat (Men/Pangad)
– Tahun 1959, Atase Militer RI di London
– Staf di Kementerian Pertahanan
– Maret tahun 1950, Kepala Staf G
– Desember tahun 1949 Kepala Staf Gubernur Militer Jakarta Raya.
– Tahun 1945, Kepala Staf Markas Besar Polisi Tentara (PT) di Yogyakarta
– Tentara Keamanan Rakyat (TKR)
Tanda Penghormatan:  Pahlawan Revolusi
Meninggal: Jakarta, 1 Oktober 1965
Dimakamkan:  Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta

Kapten Peiere Andreas Tendean

piere tendean
Nama : Kapten Peiere Andreas Tendean
Lahir : Jakarta, 21 Februari 1939
Agama : protestan
Pendidikan Umum :
– SD di Magelang
– SMP B
– SMA B
pendidikan Militer : ATEKAD
Karier Militer :
– ikut dalam operasi Sapta Marga di Sumatera Utara. Beliau dilantik sebagai Letda Czi tahun 1962
– Danton Yon Zipur 2/Dam II Bukit Barisan
– Pendidikan Intelijen tahun 1963
– pernah menyusup ke Malaysia masa Dwikora sewaktu bertugas di DIPIAD
– 965 diangkat sebagai Ajudan Menko Hankam/Kasab Jenderal TNI A.H. Nasution ketika pangkatnya masih Letda, kemudian naik menjadi Lettu.
Tanda Penghormatan : Pahlawan Revolusi
Meninggal: Jakarta, 1 Oktober 1965
Dimakamkan : Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta

Letnan Jenderal Anumerta Suprapto

letjen suprapto
Nama : Letnan Jenderal Anumerta Suprapto
Lahir : Purwokerto, 20 Juni 1920
Agama : Islam.
Pendidikan Umum :
– MULO (setingkat SLTP)
– AMS (setingkat SMU) Bagian B di Yogyakarta, tamat tahun 1941
– Kursus Pusat Latihan Pemuda
– Latihan Keibodan, Seinendan, dan Syuisyintai
Pendidikan Tentara : Koninklijke Militaire Akademie di Bandung, tapi tidak sampai tamat.
Pengalaman Pekerjaan : Kantor Pendidikan Masyarakat
Karier Militer :
– Deputy II Menteri/ Panglima Angkatan Darat (Men/Pangad), Jakarta
– Deputy Kepala Staf Angkatan Darat untuk Wilayah Sumatera, Medan
– Staf Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta
– Staf Angkatan Darat, Jakarta
– Kepala Staf Tentara & Teritorium (T&T) IV/Diponegoro, Semarang
– Ajudan Panglima Besar Jenderal Sudirman
– Anggota Tentara Keamanan Rakyat di Purwokerto
Tanda Penghormatan : Pahlawan Revolusi
Meningga l: Jakarta, 1 Oktober 1965
Dimakamkan : Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta

Jenderal TNI Anumerta Achmad Yani

jenderal ahmad yani
Nama : Jenderal TNI Anumerta Achmad Yani
Lahir : Jenar, Purworejo, 19 Juni 1922
Meninggal : Jakarta, 1 Oktober 1965
Dimakamkan : Taman Makam Pahlawan Kalibata
Agama : Islam
Ayah : Sarjo bin Suharyo
Ibu : Murtini
Pendidikan Formal:
– HIS (setingkat S D) Bogor, tamat tahun 1935
– MULO (setingkat S M P) kelas B Afd. Bogor, tamat tahun 1938
– AMS (setingkat S M U) bagian B Afd. Jakarta, berhenti tahun 1940
Pendidikan Militer:
– Pendidikan militer pada Dinas Topografi Militer di Malang
– Pendidikan Heiho di Magelang
– Tentara Pembela Tanah Air (PETA) di Bogor
– Command and General Staf College di Fort Leaven Worth, Kansas, USA, tahun 1955
– Spesial Warfare Course di Inggris, tahun 1956
Jabatan terakhir : Menteri Panglima Angkatan Darat (Men/Pangad) sejak tahun 1962
Bintang Kehormatan:
– Bintang RI Kelas II
– Bintang Sakti
– Bintang Gerilya
– Bintang Sewindu Kemerdekaan I dan II
– Satyalancana Kesetyaan VII, XVI
– Satyalancana G:O.M. I dan VI
– Satyalancana Sapta Marga (PRRI)
– Satyalancana Irian Barat (Trikora)
– Ordenon Narodne Armije II Reda Yugoslavia (1958) dan lain-lain
Tanda Penghormatan : Pahlawan Revolusi

Letnan Jenderal Anumerta M.T. Haryono

letjen haryono
Nama : Letnan Jenderal Anumerta M.T. Haryono
Lahir :  Srabaya, 20 Januari 1924
Agama : Islam
Pendidikan Umum:
– ELS (setingkat Sekolah Dasar)
– HBS (setingkat Sekolah Menengah Umum)
– Ika Dai Gakko (Sekolah Kedokteran masa pendudukan Jepang)
Karier Militer:
– Deputy III Menteri/Panglima Angkatan Darat (Men/Pangad)
– Direktur Intendans Angkatan Darat
– Atase Militer RI di Negara Belanda (tahun 1950)
– Sekretaris Delegasi Militer Indonesia pada Konferensi Meja Bundar (KMB)
– Sekretaris Delegasi RI dalam perundingan dengan Inggris dan Belanda
– Wakil Tetap pada Kementerian Pertahanan Urusan Gencatan Senjata
– Sekretaris Dewan Pertahanan Negara
– Bekerja di Kantor Penghubung
– Masuk Tentara Keamanan Rakyat (TKR)
Tanda Penghormatan : Pahlawan Revolusi
Meninggal : Jakarta, 1 Oktober 1965
Dimakamkan : Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta

Mayor Jenderal Anumerta Donald Isac Panjaitan

jenderal anurmarta isca
Nama : Mayor Jenderal Anumerta Donald Isac Panjaitan
Lahir : Balige, Tapanuli, 9 Juni 1925
Meninggal : Jakarta, 1 Oktober 1965
Dimakamkan : Taman Makam Pahlawan Kalibata
Agama : Kristen
Pendidikan Formal:
– Sekolah Dasar
– Sekolah Menengah Pertama
– Sekolah Menengah Atas
Pendidkan Militer : Latihan Gyugun
Pendidikan Lain:
– Kursus Militer Atase (Milat), tahun 1956
– Associated Command and General Staff College, di Amerika Serikat
Karier Militer:
– Asisten IV Menteri/Panglima Angkatan Darat (Men/Pangad), tahun 1962
– Atase Militer RI di Bonn, Jerman Barat
– Kepala Staf Operasi Tentara dan Teritorium (T&T) II/Sriwijaya di Palembang
– Kepala Staf Operasi Tentara dan Teritorium (T&T) I Bukit Barisan di Medan
– Pimpinan Perbekalan Perjuangan Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI).
– Kepala Staf Umum IV (Supplay) Komandemen Tentara Sumatera
– Komandan Pendidikan Divisi IX/Banteng di Bukittinggi, tahun 1948
– Komandan Batalyon Tentara Keamanan Rakyat (TKR)
– Anggota Gyugun Pekanbaru, Riau
Prestasi :
– Salah seorang pembentuk Tentara Keamanan Rakyat (TKR)
– Membongkar rahasia pengiriman senjata dari Republik Rakyat Cina (RRC) untuk PKI
Tanda Kehormatan : Pahlawan Revolusi

Mayjen TNI Anumerta Sutoyo Siswomiharjo

sutoyo siswomiharjo
Nama : Mayjen TNI Anumerta Sutoyo Siswomiharjo
Lahir : Kebumen, 23 Agustus 1922
Gugur : Lubang Buaya, Jakarta, 1 Oktober 1965
Agama : Islam
Tanda Penghormatan : Pahlawan Revolusi
Pendidikan:
– HIS di Semarang
– AMS tahun 1942 di Semarang
– Balai Pendidikan Pegawai Negeri di Jakarta.
Karir:
– Pegawai Menengah/III di Kabupaten Purworejo
– Kepala Organisasi Resimen II PT (Polisi Tentara) Purworejo dengan pangkat Kapten (1946)
– Kepala Staf CPMD Yogyakarta (1948-1949)
– Komandan Batalyon I CPM (1950)
– Danyon V CPM (1951)
– Kepala Staf MBPM (1954)
– Pamen diperbantukan SUAD I dengan pangkat Letkol (1955-1956)
– Asisten ATMIL di London (1956)
– Pendidikan Kursus “C” Seskoad (1960)
– 1961 naik pangkat menjadi Kolonel dan menjabat sebagai IRKEHAD dan tahun 1964 naik pangkat menjadi Brigjen